Rabu, 22 Juni 2016

Strategi Cara Meningkatkan Penjualan Produk

Strategi Cara Meningkatkan Penjualan Produk - Menjalankan usaha atau bisnis bukan perkara yang mudah, pasalnya dalam usaha ini pasti ada saja yang namanya untung dan rugi. Sebagai pengusaha tentu kita harus memiliki strategi untuk bangkit dan meningkatkan penjulanan produk kita. Setiap orang pasti menginginkan agar usaha yang mereka jalankan bisa laris dan memiliki omzet jutaan rupiah, namun pertanyaannya apakah strategi yang Anda jalankan sudah benar dan berhasil? Pada dasarnya dalam bisnis ini bukan hanya mendapatkan closing dalam waktu singkat, namun yang paling terpenting adalah bagaimana caranya agar kita mendapatkan  Loyal konsumen, artinya konsumen setia bila perlu konsumen tersebut membawa orang lain untuk mencoba produk Anda.

Kebanyakan dari kita hanya berfikir bagaimana caranya agar cepat closing dan mendapatkan fee? Padalah closing itu hanya bersifat sementara saja, namun dengan loyal konsumen kita akan mendapatkan nilai plus. Untuk mendapatkan pelanggan setia tentu tidaklah mudah karena akan ada proses panjang yang harus kita lalui, baik itu service, maupun kualitas yang kita berikan. Baiklah pada kesempatan yang mulia ini saya akan mencoba untuk berbagi sedikit inspirasi mengenai cara meningkatkan penjualan produk agar cepat laku.

Strategi Cara Meningkatkan Penjualan Produk
Strategi Cara Meningkatkan Penjualan Produk 

Strategi Cara Meningkatkan Penjualan Produk 



1.Promosi dan Promosi


Kebanykan dari kita (pengusaha) segan dalam melakukan promosi, padahal promosi ini adalah cara efektif guna mendapatkan konsumen. Promosi ini tentunya harus kita lakukan terus menerus sehingga orang mulai dekat dan akrab dengan produk kita. Promosi yang kuat tentu saja akan mencipatkan kestabilan dalam produksifitas penjuanan, oleh sebab itu salah satu kunci utama dalam berbisnis adalah dengan selalu meningkatkan promosi, baik melalui media atau pun secara langsung. 

Kita tau bahwa brand-brand besar seperti coca cola, Samsung, Apple secara terus menerus mempromosikan brand mereka, padahal kalau kita fikir-fikir semua orang tau dengan brand besar tersebut. Tapi kenapa mereka masih mempromosikan dan mengiklankan produk atau brand mereka? Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap hari ada saja brand atau merekan baru yang bermunculan dan jika brand baru tersebut setiap hari kita lihat hingga keluar kepala tentu akan mengalihkan perhatian kita bukan? Begitu juga konsumen. Konsumen akan lebih cermat dalam memilih produk dan iklan sangat mempengaruhi daya tarik serta perhatian konsumen, jika kita kalah saing dalam promosi tentu produksifitas penjualan kita akan menurun.



2.Pelayanan 

Terkadang kita selalu meremehkan pelayanan, padahal pelayanan ini sangat penting dan kunci sukses dalam mengambil hati konsumen. Interaksi yang baik, komunikasi yang ramah lagi baik akan menimbulkan kepercayaan dan kenyamanan konsumen terhadap produk kita. Sebagian besar konsumen itu memperhatikan pelayanan, termasuk saya secara pribadi. Hal utama dalam produk yang paling saya perhatikan adalah pelayanan, kenapa? Karena jika pelayanan yang mereka berikan sudah baik, pasti produk yang mereka buat jauh lebih baik. 

Oleh sebab itu bersikap ramah, sopanlah kepada konsumen. Jika diantara mereka ada yang belum mengerti, maka silakan jelaskan mengenai mekanisme produk Anda.


3. Buat Suatu Yang Berbeda


Sebagaimana kita ketahui bahwa orang Indonesia ini sangat mudah sekali bosan. Mereka akan cendrung lebih bosan lagi jika usaha yang Anda jalankan itu-itu saja, oleh sebab itu jika cafe atau usaha yang Anda jalankan ingin sukses dan mengalamai trafic penjulan yang tinggi, maka buatlah sesuatu yang unik dan berbeda dengan yang lain. 




4. Pahami Apa Kemauan Konsumen


Tidak semua konsumen senang kita perlakukan seperti konsumen lainnya. Ada konsumen yang ingin dilayani terus menerus dan ada pula konsumen yang cuek. Oleh sebab itu Anda harus memahami gerak gerik konsumen. 


5. Beri Pelatihan Kepada Karyawan Anda


Itulah fungsinya kenapa harus diadakan training, fungsinya agar karyawan bisa bekerja dengan optimal. Setiap karyawan memiliki pengalaman kerja yang berbeda-beda apa lagi bagi mereka yang baru terjun di dunia kerja, tentu harus mendapatkan asupan ilmu dan materi. Cobalah selalu mengadakan training dan evaluasi kepada karyawan Anda minimal 1 bulan sekali atau setiap minggu.


6. Beri Cuti dan Liburan Kepada Karyawan Anda

Karyawan biasanya bekerja full time dan tidak ada waktu bagi mereka untuk bercuti atau pun liburan, hal ini tentu akan membuat kinerja mereka semakin memburuk. Ingat karyawan bukan robot, mereka butuh yang namanya liburan juga, cobalah membagi waktu dan berikan liburan bagi siapa yang bekerja dengan baik dan memiliki prestasi. Ya, minimal liburan ke luar kota lah heee.

Artikel Terkait