Jumat, 29 Januari 2016

Cara Memulai Bisnis Budidaya Sidat Agar Go Internasional

Cara Memulai Bisnis Budidaya Sidat Agar Go Internasional - Ikan sidat adalah salah satu jenis ikan air tawar yang menyerupai belut. Bentuknya yang panjang menyerupai belut ini termasuk ke dalam kelompoh Aguillidae. Di Indonesia sendiri ikan sidat memiliki banyak sekali gelar, tergantung dari masing-masing daerah dan diantaranya yang paling kerap kita kenal adalah seperti ikan uling, masapi, mao, lumbon, larak, denong, lara, luncah, sigili dan masih banyak lagi. Sedangkan dalam bahas Inggrisnya disebut juga dengan Giant mottled Eel. Ikan sidat memiliki banyak sekali jenis dan terdapat 350 jenis ikan sidat di seluruh dunia, 6 jenis diataranya terdapat di Indonesia. Akhir-akhir ini hanya 2 jenis saja yang dibudidayakan diantaranya adalah sidat kembang atau yang juga dikenal dengan sebutan (Anguilla marmorata) dan sidat anjing (anguilla bicolor).. 

Tahukah Anda bahwa ikan sidat sekarang ini sedang menjadi topik hot di kalangan para pembisnis, karena harganya yang mahal lantas menjadi daya tarik untuk sebagai ladang investasi. Di jepang sendiri ikan sidat biasa disebut unagi dan udanon. Hidangan ini berupa sidat bakar yang disajikan di atas nasi.  Orang jepang sangat suka dengan ikan sidat ini karena, mereka sadar bahwa ikan ini memiliki kandungan protein, gizi yang sangat bagus untuk kesehtan, namun akhir-akir ini di Jepang ikan sidat sudah menjadi ikan yang langka dan susah untuk ditemukan.Untuk di Jepang sendiri hanya mampu diproduksi sekitar 30 persen dan sisanya 70 persen hasil dari impor dari negara negara lain termasuk dari di Indonesia. Permintaan ikan sidat di dalam negeri sebenarnya cukup tinggi, hanya saja jumlah petani sidat di Indonesia masih sangat rendah. Oleh karena itu harga ikan sidat Indonesia menjulang tinggi.

Habitat

Pada umumnya ada 2 jenis ikan sidat ini ada yang hidup di air asin (laut) dan ada juga yang hidup di perairan tawar seperti (sungai dan danau). Namun, bagi ikan sidat yang hidup di sungai dan sudah  mencapai dewasa, maka ikan sidat dewasa akan beruaya ke laut dalam untuk melakukan reproduksi. Larva hasil pemijahan akan berkembang dan berangsur-angsur terbawa arus kerperairan pantai. Ikan sidat yang mencapai stadia elver akan beruaya dari perairan laut ke perairan tawar melalui muara sungai. Ruaya anadromus larva ikan sidat (elver) berhubungan dengan musim. Diperkirakan ruaya larva ikan sidat mulai pada awal musim hujan akan tetapi pada musim tersebut faktor arus sungai dan keadaan bulan sangat mempengaruhi intensitas ruayanya.

Pada ekosistem aslinya ikan sidat termasuk ke dalam strata hewan karnivora pada rantai makanan. Diperairan umum ikan sidat memakan berbagai hewan khususnya organisme benthik seperti crustaceae (udang dan kepiting), polichaeta (cacing, larva chironomus) dan bivalvia serta gastropoda. Ikan sidat aktif malakukan aktivitas makan pada saat malam hari (nocturnal).
Larva Ikan sidat hidup pada lingkungan yang mempunyai karakteristik fisik sebagai berikut : Suhu, benih ikan sidat lokal, A. marmorata tumbuh baik pada suhu berkisar antara 29 – 31 oC. Salinitas, salinitas yang baik untuk pertumbuhan ikan sidat adalah 0 – 3 ppt. Oksigen Terlarut (DO), kandungan oksigen terlarut minimal yang dapat ditolelir oleh ikan sidat berkisar antara 3 – 4 ppm. pH , pH optimal untuk pertumbuhan ikan sidat adalah 7 – 8.

Kandungan Gizi Ikan Sidat 



Daging ikan sidat mempunyai kandungan vitamin A sebanyak 4.700 IU/100g lebih tinggi dari daging ikan sarden, babi dan mentega yang mempunyai kandungan vitamin A di bawah 2.000 IU/100g. Ternyata kandungan vitamin A dari hati ikan sidat sangat tinggi dan bisa mencapai 15.000 IU/100g. Perbandingan vitamin A yang terkandung dalam tubuh ikan sidat dengan babi dan ikansarden dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


                                                                              Sumber refrensi sipendiksidatmasapi

Cara Memulai Bisnis Budidaya Sidat Agar Go Internasional


1. Tahap Pembenihan (Pisahkan Antara Anakan dan Indukan)


Sangat penting rasanya untuk memisahkan antara anakan dan indukan. Ekosistem kolam tentu sangat baru bagi mereka, nah tahap awal ini adalah tahap penyesuaian bagai benih atau bibit ikan sidat. 
Glass eel yang biasanya dipelihara memiliki 2 jenis yaitu A. bicolor dan A. marmorata. Glass ell yang berjenis A. bicolor didapatkan dari pantai selatan Pulau Jawa, sedangkan untuk A. marmorata diperoleh dari daerah Poso Sulteng dan Tatelu. Ukuran benih ikan sidat glass eel yang ditebar memiliki ukuran 0,17 gram per ekor dengan jumlah kepadatan untuk masing-masing tempat pemeliharaan sekitar 6 ekor per 1 liter air.

Proses penebaran glass eel dilakukan secepat mungkin setelah glass eel sudah diterima di lokasi pemeliharaan. hal ini untuk mengurangi tingkat stress pada benih ikan sidat setelah sebelumnya berada dalam transportasi pemindahan benih ikan sidat. Sebelum dilakukan penebaran ikan sebaiknya glass eel dilakukan aklimatisasi dulu, caranya yaitu menempatkan plastik packing agar mengapung diatas air di lokasi media pemeliharaan.


2. Proses Pemasaran Hingga Ke Internasional

Untuk masalah marketing saya rasa bahwa Anda harus memiliki nama dan memiliki kualitas yang sangat baik, artinya sudah banyak orang yang mengenal sebagai testimoni. Untuk promosi mungkin Anda bisa melakukan secara online dengan menggunakan jasa iklan google , website dan facebook. Selanjutnya untuk promosi secara langsung bisa berupa majalah, koran, tabloid, iklan tv, panduk dsb... 

Artikel Terkait