Selasa, 20 Oktober 2015

Hacker Rusia Bobol Sistem Keamanan Dow Jones

Tags



Hacker Rusia Bobol Sistem Keamanan Dow Jones - Dow Jones kembali menjadi sasaran para pelaku kejahatan cyber. Kali ini Down Jones mengklaim bahwa hacker yang merusaha membobol sistem keamanan mereka berasal dari Rusia. Dikutip melalui laman Buisness Insider, bahwa hacker tersebut bukan menyerang sistem perdagangan mereka, melainkan membobol akses media dari Dow Jones. Menurut wikipedia bahwa Dow Jones Industrial Average (DJIA) adalah salah satu indeks pasar saham yang didirikan oleh editor The Wall Street Journal dan pendiri Dow Jones & Company Charles Dow. Dow membuat indeks ini sebagai suatu cara untuk mengukur performa komponen industri di pasar saham Amerika. Saat ini DJIA merupakan indeks pasar AS tertua yang masih berjalan.

Sekarang, bursa saham ini terdiri dari 30 perusahaan terbesar di Amerika Serikat yang sudah secara luas go public. Untuk mengkompensasi efek pemecahan saham dan penyesuaian lainnya, sekarang ini menggunakan weighted average. bukan rata-rata aktual dari harga saham komponennya.


Para Hacker rusia tersebut diclaim hanya mencari informasi tentang berita-berita yang akan dipublikasikan oleh media-media milik Dow Jones terkait pergerakan saham dan analisis.

Menurut laporan Dow Jones sendiri bahwa sekitar seminggu yang lalu, pihak mereka mengakui bahwa ada beberapa hacker telah menerobos sistemnya guna mencari kontak dan informasi mengenai 3.500 pelanggan medianya.


Kejadian tersebut menjadi catatan buruk bagi sistem keamanan informasi Wall Street. Pasalnya pada Agustus lalu juga terdapat Hacker yang juga berasal dari Rusia dituding telah mencuri lebih dari 150 ribu siaran pers dan beberapa berita mengenai informasi keuangan yang biasa digunakan sebagai referensi melakukan perdagangan.

Hal tersebut membuat banyak emiten di Wall Street merasa khawatir dan takut. Minggu lalu Goldman Sachs mengatakan pihaknya tidak akan mengumumkan pendapatan perusahaan pada setiap Newswires eksternal karena takut pelanggaran cybersecurity.

Artikel Terkait