Kamis, 22 Oktober 2015

Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan Orang Utan Keluar dari Habitatnya


Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan Orang Utan Keluar dari Habitatnya
Beberapa bulan ini Indonesia di hebohkan dengan kabut asap yang diakibatkan kebakaran lahan sawit di area kalimantan dan sumatera. Menurut data dari  BNPB menyebutkan emisi CO2 di provinsi itu pernah mencapai 2.237 ppvb pada Minggu 11 Oktober 2015. Kualitas udara saat ini tentu tidak wajar lagi pasalnya ada 2 ekor orang hutan yang dinyatakan keluar dari habitat aslinya, yaitu di Kalimantan Tengan. Mereka keluar lantaran tidak tahan menghirup zat beracun dan kebakaran hutan yang kian hari kian memburuk.

Kalimantan sebagai salah satu pulau terbesar di dunia kini sedang mengalami krisis berat selain itu pulau tetangga, Sumatera juga sangat buruk karena mengalamai kebakaran yang amat serius. Kami sungguh mengharapkan parsitipasi masyarakat dan khsuusnya pemerintah untuk turut berjuang melawan asap ini. Dampak asap ini bukan hanya ke seluruh pelosok Indonesia saja, namun ternayta berdampak ke berbagai belahan dunia ini khsuusnya negara tetangga seperti Malaysia, brune dan singapore.

Menurut laporan BNPB bahwa Provinsi ini disebut sebagai wilayah dengan kebakaran hutan terparah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Bandara Haji Asan Sampit, pernah mencatat jarak pandang hanya sekitar 10 meter pada Rabu 14 Oktober 2015. Akibatnya, kabut di daerah ini tidak lagi berwarna putih, tapi sudah menjadi kekuning-kuningan.

Artikel Terkait