Selasa, 15 September 2015

Dampak Dari Kebakaran Hutan dan Kabut Asap

Dampak Dari Kebakaran Hutan dan Kabut Asap Di Kalimantan dan Sumatera
Sekarang ini Indonesia sedang mengalami kabut asap dan kebakaran hutan, khusunya belahan Sumatera dan Kalimantan. Kabut asap yang disebabkan kebakaran lahan ini menimbulkan banyak sekali permasahan seperti, polusi udara, jarak pandang yang terbatas, menggangu pernafasan, sejumlah hewan langka mulai punah dsb. Oleh sebab itu tidak hanya pemerintah saja yang bertindak dalam permasalahan ini,  namun kita sebagai masyarakat seharusnya lebih sadar dalam menjaga kelestarian hutan. Hingga saat ini sudah ada 10 perusahaan yang ditetapkan sebagai biang keladi dalam pembakaran hutan ini. Kebakaran hutan tahun ini lebih buruk dari sebelum-sebelumnya karena kadar zat beracun yang terkandung di udara hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 300 mikrogram per meter kubik, tentu ini sangat membahayakan sekali sistem pernafasan manusia. Sejumlah sekolah pun diliburkan dikarenakan kabut asap dapat mengganggu pernafasan anak-anak dan aktivitas belajar mengajar.

Hewan langka mulai punah karena kebakaran hutan sumber: Meme & Rage Comic Indonesia

Dengan adanya kebakaran hutan ini tentunya merugikan banyak pihak, selain itu hewan langka yang ada di Indonesia tercinta ini mulai langka karena habitat asli mereka mulai punah dan asap yang ditumbulkan dari kebakaran hutan ini juga mengganggu sistem pernafasan mereka. Bagaimana jika hutan kalimantan dan sumatera musnah? Kalimantan adalah pulau terbesar di dunia ia juga berfungsi sebagai paru-paru dunia. Bagaimana jika paru-paru dunia tidak ada? Tentunya akan semakin memperburuk keadaan dunia, lihat saja sekarang ini kutub es mulai mencair dan pemanasan global semakin meningkat, apakah kita harus berdiam diri saja? Salah satu cara agar hutan kalimantan terus lestari dan satwa langka tetap hidup bebas adalah dengan cara peduli akan lingkungan. Mulailah dari kita pribadi baru orang lain.

Artikel Terkait