Senin, 24 Agustus 2015

Cara Memotivasi Anak Agar Rajin Belajar Dengan Giat

Cara Memotivasi Anak Agar Rajin Belajar Dengan Giat - Apakah Anda memiliki permasalah dengan anak yang malas belajar? Sebagai orang tua tentunya kita menginginkan agar anak-anak memiliki prestasi yang baik, oleh karena itu salah satu cara agar mereka bisa menggapai impian dan memiliki prestasi adalah dengan mengajak mereka untuk belajar. Setiap anak memiliki tipe-tipe tersendiri ada yang tidak mau diatur, ada yang cepat jenuh, ada yang hanya suka bermain-main. Masa kanak-kanak adalah masa dimana mereka ingin mencari tau, mengenal satu dengan yang lainya, masa yang paling banyak digunakan untuk bermain. Namun, tentunya kita ingin agar semua itu seimbang dan ingin agar mereka juga rajin belajar serta mendapatkan nilai terbaik di sekolahan. Baiklah berikut ini ada beberapa cara agar anak-anak semangat dalam belajar.



1. Membangun hubungan baik dengan anak


Sebagai orang tua tentunya kita harus selalu dekat dan mendampingi sang buah hati, oleh karena itu orang tua harus lah menjadi orang yang paling dekat dan berpengaruh bagi anak-anak. Sebagai mana kita ketahui sekarnag ini banyak orang tua yang mengandalkan ancaman, hukuman dan manipulasi untuk mendapatkan otoritas agar anak-anak mereka mendapatkan nilai terbaik dan disipli tepat waktu. Mengancam dan memperlakukan mereka tidak wajar adalah salah satu metode yang kurang baik, atau bahkan dilarang kemudian ini juga akan merusak hubungan antara anak dan orang tua. Tidak peduli seberapa marah atau frustrasi Anda, usahakan untuk tidak menampilkan emosi yang berlebihan di depan anak, karena anak akan mudah meniru dan benci kepada orang tuanya. Sesering mungkin lakukan dialog terbuka dengan anak Anda. Percakapan seperti ini akan membuat anak dapat dengan mudah berbagi pikiran dengan Anda tanpa takut dikritik dan dihukum. Anak-anak sering ingin tahu tentang berbagai hal dan mereka dapat dengan mudah termotivasi ketika mereka memahami segala sesuatunya.


2. Meneliti dan lebih memahami kepribadian anak


Sebagai orang tua, tentunya kita harus mengetahui keperibadian anak kita. Jika kita sudah mengetahui kepribadian sang anak, maka kita anak paham dan tentunya lebih dekat dengan sang buah hati. Setiap anak membutuhkan pendekatan yang berbeda, oleh karena itu Anda harus memberi perhatian secara detail tentang karakter dan temperamen sang anak. Misalnya, apakah mereka memeiliki kepribadian yang introvert atau ekstrovert. Anda juga harus memperhatikan periode ketika anak Anda menjadi lebih energik dan ceria. Beri anak waktu yang cukup untuk beristirahat sebelum meminta mereka untuk belajar.

3. Libatkan Anak-anak permainan dalam belajar



Sebagaimaka kita ketahui tadi bahwa anak-anak sangat suka bermain dan sebagai orang tua kita harus cermat dan bisa mengambil kesempatan agar mereka bisa belajar tanpa harus meninggalkan permainan mereka. Metode ini adalah metode yang bagus untuk anak praktekan.  Anda harus memikirkan bagaimana caranya agar Anda dapat membuat anak untuk belajar lebih baik. Cobalah menggunakan alat tulis bergambar karakter kartun dengan pena berwarna-warni, ini akan menarik perhatian anak Anda. Namun ingat untuk memberi jeda dari waktu ke waktu agar anak tidak bosan. Sekrang ini adalah dunia digital dimana anak-anak pasti tau tentang tab, Android  atau smartphone. Anda bisa memanfaatkan aplikasi Android untuk mengajak mereka bermain sambil belajar. Misalkan Anda mengunduh tentang pengenalah angka atau huruf, mungkin itu sangat efektif untuk mengenal angka dan huruf.


4. Fokus pada apa yang mereka minati


Setiap anak memiliki kesukaan di bidang yang berbeda-beda, misalkan saja si A suka pelajaran IPA karena dia sangat tertarik dengan lingkungan hidup dan mempelajari hewan-hewan. Namun, suatu ketika dia mendapatkan nilai buruk pada pelajaran Matematika, ingat jangan mudah untuk mengklaim apa lagi menghukumnya. Berilah pujian ketika dia mendapatkan nilai baik dan mengajaknya untuk memperbaiki jika dia mendapatkan nilai buruk. Ingat biarkan dia fokus pada apa yang dia minati dan cintai. Kita sebagai orang tua hanya bisa mengarahkan dan memperikan yang terbaik.

5. Beri Mereka Apresiasi


Jangan lupa untuk selalu meberikan mereka hadiah jika mereka mendapatkan nilai yang baik atau setelah berbuat baik. Ini bertujuan agar mereka selalu termotivasi untuk berbuat kebaikan, namun jangan sekali-kali untuk menjanjikan apa lagi mengajarkan mereka jika dapat nilai atau setelah berbuat kebaikan anak dapat hadiah. Ingatkan selalu hadiah ini hanya untuk motivasi dan jangan terlalu berharap.

Itulah cara mengatasi agar anak-anak rajin belajar. Memotivasi anak harus dilakukan dengan menggunakan cara yang tepat dan tentunya menyenangkan bagi mereka . Buatlah anak-anak lebih mengenal orang tuanya dan menganggap bahwa belajar itu sangat menyenangkan.

Artikel Terkait