Rabu, 04 Februari 2015

Impossible Rush Game Berbasis iOS Ditemukan Oleh Anak 15 Tahun yang Dilirik Google



Siapa yang tidak tau Google, Facebook dan Yahoo? Mereka adalah perusahaan terbesar di dunia, namun kali ini kasus nya sangat berbeda, yaitu mereka sangat tertarik dengan anak yang bisa menciptakan sebuah game yang berbasi iOS. Dia adalah Ben Pasternak seorang anak yang baru berusia 15 tahun dari Australia, uniknya di usia yang masih sangat muda ini dia mampu membuat game yang bisa membuat siapa saja yang memainkanya kecanduan.
Game yang dia beri judul  Impossible Rush. Yang Dirilis pada Oktober tahun lalu, tak disangka bahwa game ini telah diunduh 500.000 kali setelah enam minggu dipublish di Apple Store. Angka tersebut mengalahkan aplikasi populer lainnya seperti Vine, Google, dan Twitter.

Untuk menelurkan karyanya, Si Pasternak tak sendiri ternyata Ia dibantu remaja lain asal Chicago, Austin Valleskey. Mereka menciptakan Impossible Rush ketika bosan di kelas.

Dalam Proyek ini mereka, tak menduga bahwa proyek yang awalnya hanya  iseng -ise mereka buat tersebut terdengar luas di telinga para marketer dan perusahaan dunia.  Saat ini, Pasternak berada di Amerika Serikat untuk bertemu dengan para teknologi terbesar di dunia di Sillicon Valley. dia bersama keluarganya diundang  untuk menghadiri acara "Hack Generation Y"  yang diadakan oleh pihak Google dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Dalam cara tersebut rencananya akan dihadiri sebanyak 450 pengusaha muda. Pasternak adalah satu di antara 20 anak muda di luar Amerika Serikat yang diundang di acara tersebut. Di sana dia berencana untuk  bertemu denagn teman-teman yang kebetulah berada di Amerika mereka adalah Helena Merk dan James Harnett. ternyata, Mereka bertiga adalah teman kenalan di grup Facebook.

Pasternak menjual aplikasi game-nya untuk dikembangkan oleh teman dari New York yang bernama Fajardo itu. Saat dipasarkan oleh Fajardo, game itu makin melesat.

Pasternak mengatakan bahwa ''Tujuan terbesar saya adalah melihat aplikasi yang saya ciptakan mampu mempermudah kehidupan orang. Tak ada perasaan yang lebih baik dibanding melihat karyamu digunakan orang banyak'.

Saat disinggung mengenai masa depannya, Pasternak belum mau memastikan apakah dia akan terus mendalami ranah teknologi atau beralih ke bidang lain.

Artikel Terkait