Minggu, 25 Januari 2015

Peluang Bisnis Ikan Arwana Atau Siluk Untung Hingga Ratusan Juta

 Ikan Arwana atau Siluk Menjadi Lahan basah untuk bisnis
Ikan Arwana atau Siluk adalah salah satu ikan termahal dengan harga beli atau jual mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah. ikan yang menjadi icon kalimantal ini menjadi daya tarik banyak para pencinta iklan di dunia, karena warna nya yang indah dan berbeda dengan yang lain, serta harga nya yang sangat mahal. Melihat peluang yang begitu besar, sangat wajar para masyarakat khusunya kalimantan mulai yang banyak untuk membudidayakan ikan arwana ini, salah satunya adalah di kalimantan barat di daerah kapuas hulu tepatnya di danau sntarum.

Masyarakat danau sentarum banyak yang membudidayakan Arwana, karena di sana adalah habitat yang sangat tepat untuk membudidayakan Arwana. Arwana (scleropages formosus) dan dan Ulang-uli (botia macracranthus) yang berhasil menembus pasaran internasional dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.  Pada kawasan ini tercatat paling tidak 120 jenis ikan,  serta terdapat beberapa jenis spesies yang hanya dimiliki oleh Danau Sentarum dalam artian tidak ditemukan di belahan dunia lain. Cara Memulai Bisnsi Ikan Arwana atau Siluk Sukses


Sumber gambar : Danau Sentarum, Danau Unik dan Langka Di Jantung Borneo

Ini adalah salah satu spesies ikan Arwana yang sangat terkenal di boreno atau bahkan di dunia, yaitu ikan arwana merah. Ikan Arwana mereah adalah salah satu spesies yang sangat unik karena memiliki warna yang cewah bahkan konon kata nya ikan ini bisa berubah warna. Tak, hewan jika harga yang di bandrol untuk bibit nya saja jutaan rupiah apa lagi jika sudah memiliki warna yang cerah dan indah mungkin bisa di bandrol puluhan juta hinggal milyaran rupiah.



Sumber : Gambar & Sedikit potongan kata via Mengenal jenis Arwana Indonesia

Ikan arwana selain memiliki warna yang indah dia juga memiliki ciri khas yang sangat unik dan mungkin berbeda dengan ikan lainya.
Perilaku berbiak Arwana juga tergolong unik. Sebagai “orangtua”, induk arwana, tergolong ikan yang “bertanggung jawab”. Saat musim kawin tiba, telur yang telah dibuahi akan dijaga oleh kedua induk hingga menetas. Setelah menetas, juvenil akan ditampung di dalam mulut salah satu induk (Mouth brooder). Hal ini bertujuan untuk menghindari pemangsaan juvenil arwana oleh penghuni sungai lainnya. Biasanya tugas ini dilakukan oleh induk jantan seperti tampak pada gambar di atas.

Saat si anak Arwana yang masih kecil dan imut itu berukuran sedikit lebih besar, sang ayah akan melepaskan mereka untuk mengenal lingkungan sekitar. Jika ancaman marabahaya tiba, sang ayah pun akan memberi sinyal agar arwana kecil masuk kembali ke dalam mulutnya. Jika kantong kuning telur sudah mengempis, anak arwana secara naluriah akan terdorong untuk belajar mencari makan sendiri. Dalam beberapa minggu, anak arwana akan mandiri dan berpisah dari induknya.




Arwana Merah

Lahan basah atau daerah tergenang di sekitar danau Sentarum umumnya tergolong asam dengan pH < 6. Airnya berwarna sedikit gelap atau kemerahan, disebabkan oleh kandungan tanin tinggi yang berasal dari  gambut serta sisa tumbuhan yang membusuk.

Warna merah yang menyolok pada Arwana ini diduga sebagai adaptasi terhadap kondisi perairan yang unik tersebut. Dalam lingkungan seperti ini, warna merah lebih memudahkan bagi warna untuk menyamarkan diri saat berburu mangsa. Salah satu fakta yang menarik adalah adanya kemiripan habitat antara Arwana Merah dengan Arwana emas asal Sumatera. Kedua jenis Arwana endemik Indonesia ini sama-sama hidup di perairan yang cenderung asam dan berair gelap.

Artikel Terkait